HITSTUNGKAL.COM — Situasi kualitas udara di wilayah Kuala Tungkal dan sekitarnya pada Rabu pagi, 7 Oktober 2026, menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan alat Mini Particle Counter di Puskesmas Kuala Tungkal II pada pukul 09:00 WIB, indeks kualitas udara tercatat berada di Kategori Berbahaya.
Berdasarkan pantauan visual dari alat ukur tersebut, konsentrasi partikel udara menunjukkan angka yang sangat tinggi:
Diluar Ruangan: Partikel ukuran 2.5um mencapai angka 383 ug/m³, sementara ukuran 10um menyentuh angka 702 ug/m³. Suhu udara tercatat 27,4°C dengan tingkat kelembapan (RH) 79,0%.
Didalam Ruangan: Kondisi di dalam ruangan juga tak luput dari paparan polusi pekat, dengan catatan partikel 2.5um sebesar 359 ug/m³ dan 10um sebesar 656 ug/m³. Suhu ruangan terpantau 27,8°C dengan kelembapan 82,6%.
Merujuk pada standar rentang indeks kualitas udara, angka di atas 301 sudah masuk dalam kategori Berbahaya (warna hitam/merah pekat pada indikator rentang). Tingginya angka partikulat ini berisiko tinggi memicu gangguan kesehatan serius, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, selalu menggunakan masker pelindung yang memadai jika terpaksa harus keluar rumah, serta menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang memburuk saat ini.(**)










