HITSTUNGKAL.COM — Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam MAPALA PAMSAKA melaksanakan ekspedisi lintas alam di kawasan Goa Bujang, yang berada di Dusun Senggring, Desa Tiangko, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya eksplorasi alam sekaligus penguatan kapasitas anggota dalam bidang penelusuran goa (caving).

Ekspedisi tersebut diikuti oleh dua anggota MAPALA PAMSAKA, yakni Basok Ilham dan Raudathul Janah. Dalam pelaksanaannya, tim didampingi oleh Agus dari Komunitas Pecinta Alam Merangin, KPA Cakra Masurai, yang turut membantu navigasi lapangan serta memastikan penelusuran berjalan aman dan sesuai prosedur keselamatan.
Sejak pagi hari, tim memulai penelusuran dengan membawa perlengkapan standar keselamatan seperti helm, headlamp, tali, serta peralatan navigasi. Mereka menyusuri lorong-lorong goa dengan kondisi medan yang bervariasi, mulai dari jalur sempit, bebatuan lembap, hingga ruang gua yang cukup luas.
Raudathul Janah selaku Penanggung Jawab Divisi Caving MAPALA PAMSAKA menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada petualangan, tetapi juga pembelajaran teknis dan kepedulian lingkungan.
“Ekspedisi ini menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi anggota, khususnya dalam teknik penelusuran goa, manajemen keselamatan, serta dokumentasi kondisi alam. Harapannya, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian kawasan karst dan ekosistem bawah tanah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendampingan dari KPA Cakra Masurai sangat membantu kelancaran kegiatan di lapangan. “Kolaborasi ini penting, karena selain memperkuat jejaring antarpecinta alam, juga memastikan penelusuran dilakukan dengan standar keselamatan yang baik dan berbasis pengalaman lokal,” tambahnya.
MAPALA PAMSAKA menegaskan bahwa ekspedisi lintas alam ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam pendidikan lingkungan, pengembangan keterampilan lapangan, serta promosi potensi wisata alam di wilayah Sungai Manau. Hingga kegiatan berlangsung, seluruh anggota yang terlibat dilaporkan dalam kondisi aman dan menjalankan ekspedisi sesuai rencana.
Penulis : Cecep Sulaiman











