HITSTUNGKAL.COM – Perum BULOG Cabang Kuala Tungkal kembali melakukan penyaluran minyak goreng bersubsidi di Pasar Pencatatan SP2KP, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Selasa, 10 Februari 2026. Program ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng yang sering mengalami fluktuasi di pasar tradisional.
Kepala Perum BULOG Cabang Kuala Tungkal, Reny Lelianda, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen BULOG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dengan harga yang terjangkau. “Kami berkomitmen untuk menjaga harga pangan tetap stabil bagi masyarakat, terutama minyak goreng yang menjadi kebutuhan pokok. Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sering terpengaruh oleh kenaikan harga,” ujar Reny.
BULOG menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng bersubsidi sebesar Rp 15.700 per liter. Penetapan harga ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat membeli minyak goreng dengan harga yang terjangkau, meskipun harga minyak di pasar sering kali melonjak.
Untuk memastikan distribusi yang merata, BULOG memberlakukan pembatasan pembelian minyak goreng bersubsidi, yaitu maksimal 2 liter per orang. Hal ini dilakukan agar setiap warga bisa mendapatkan pasokan dengan harga yang lebih terjangkau tanpa adanya penimbunan.
Salah seorang pembeli, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyaluran minyak goreng ini. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pasokan dari BULOG. Harga yang lebih terjangkau membantu kami memenuhi kebutuhan dapur, apalagi dengan kondisi harga yang sering naik,” katanya.
Penyaluran minyak goreng ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan pasokan yang merata di seluruh wilayah Tanjung Jabung Timur. Dengan pengawasan yang ketat dari BULOG, distribusi diharapkan bisa berjalan lancar dan tepat sasaran, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Penyaluran ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang ada. (**)











